Manfaat Menggabungkan Eksfoliasi Lulur dan Waxing
Ingin kulit tubuh terasa sehalus sutra, cerah, dan bebas dari bulu-bulu halus selama liburan di Bali? Menggabungkan perawatan lulur tradisional (body scrub) dan waxing adalah rahasianya. Namun, Anda tidak boleh melakukan kedua perawatan ini secara sembarangan di hari yang sama.
Bila urutan dan waktunya tidak tepat, kulit Anda bisa mengalami over-exfoliation (pengelupasan berlebih) yang memicu perih, kemerahan parah, hingga iritasi kulit berkelanjutan.
1. Lakukan Body Scrub 24 Jam SEBELUM Proses Waxing
Waktu terbaik untuk melakukan body scrub atau lulur adalah satu hari sebelum jadwal waxing Anda.
Melakukan scrub sebelum waxing berfungsi mengangkat sel-sel kulit mati yang menyumbat folikel rambut. Ini membantu melonggarkan bulu-bulu halus yang terperangkap (ingrown hair), membuat proses pencabutan bulu dengan lilin hangat menjadi jauh lebih bersih, mudah, dan mengurangi rasa sakit.
2. JANGAN Melakukan Scrub Tepat Setelah Waxing
Setelah lilin waxing ditarik, lapisan terluar sel kulit mati Anda juga ikut terangkat secara alami. Kondisi kulit pasca-waxing menjadi sangat sensitif dengan pori-pori yang terbuka lebar.
Melakukan scrub tubuh segera setelah waxing sangat dilarang karena partikel lulur yang kasar dapat merusak pelindung kulit, menimbulkan luka mikro, kemerahan, dan rasa perih yang hebat. Berikan kulit waktu istahat minimal 3 hari sebelum mulai melakukan scrub kembali.
3. Hidrasi Maksimal Setelah Perawatan
Setelah waxing selesai dilakukan, tenangkan kulit Anda dengan pelembap yang mengandung lidah buaya (aloe vera) atau minyak chamomile yang lembut.
Hindari berjemur di bawah matahari, berenang di air laut, atau mandi air hangat selama 24 jam pertama untuk mencegah iritasi. Kulit yang terhidrasi dengan baik akan pulih lebih cepat dan tampak sangat glowing.
Waxing Tubuh — Twin's Beauty & Studio
